Shalat Subuh Berjama’ah di Mekar Indah Bersama Syeikh Mahmut dari Suriah

 

Alhamdulillaah masjid MI mendapat kunjungan tamu Syeikh Mahmut Alhalabi dari Suriah (beliau sudah 2 thn bermukim/mengungsi ke Turki) dan tim, pada Jumat (25/5/18).

Setelah memimpin sholat subuh berjamaah, beliau mengabarkan soal perkembangan kondisi yang terjadi di Suriah dan penderitaan luar biasa yang dialami oleh saudara-saudara kita kaum Muslimin ahlu sunnah wa jamaah di sana.

Rosulullaah pernah berdoa “Yaa Alloh berkahilah Syam kami”. Artinya, Syam adalah bagian dari Islam dan keimanan. Dalam hadist yang lain Rosulullaah bersabda “Tatkala ahli Syam rusak, maka tidak ada kebaikan di tengah-tengah kalian”. Bumi Syam adalah barometer baik buruknya kaum Muslimin di seluruh dunia. Dalam sebuah hutbahnya Rosulullaah pernah mengatakan sebanyak 3 kali “Keberkahan bagi Syam”, karena para malaikat membentangkan sayap2nya di atas bumi Syam.

Di akhir zaman, pasukan kaum muslimin akan berkumpul di pintu-pintu Syam dan akan dimulai futuh Al Islamiah. 10.000 orang sahabat Rosulullaah masuk/hijrah ke Damaskus pada hari itu karena keberkahan negeri Syam. Diantaranya adalah Abu Ubaidah, Kholid bin Walid yang sampai sekarang kuburnya ada di kota Homs, Abu Darda yang kuburnya ada di Damaskus, Sa’ad bin Ubaidah dan yang lainnya.

Syam yang diberkahi Alloh juga adalah ibukota Muawiyyah, tepatnya di Damaskus. Di sanalah dimulai futu-futu Islamiah sehingga kaum Muslimin tersebar dan meluasnya wilayah Islam pada masa Muawiyyah.

Tapi di masa kini negeri-negeri Syam harus mengalami musibah kemanusiaan yang amat mengemaskan. Mereka diusir, disiksa, dibunuh hanya dengan satu alasan saja : karena mereka mengatakan Tuhan kami adalah Alloh, hanya karena mereka adalah Ahlu sunnah wal jama’ah. Yang tidak rela saiduna ‘Umar bin Khottob serta para sahabat, keluarga Rosulullaah dan istri-istri Rosulullaah, dihinakan dan dicaci. Mereka, ahli Syam keluar rumah dan melakukan aksi-aksi damai, namun apa yang terjadi ? Mereka di lempari bom termasuk bom kimia (yang dinegara manapun penggunaan bom kimia adalah terlarang).

Hingga saat ini, Syuriah sudah 7 tahun menderita sedangkan Palestine lebih lama lagi yaitu 70 tahun.

*Pembebasan Al Quds akan dimulai dari Damaskus. Saiduna ‘Umar bin Khottob membebaskan masjid Al Quds dari orang-orang yahudi setelah terlebih dahulu membebaskan Damaskus. Begitu juga dengan Solahuddin Al Ayubi membebaskan Al Quds dari orang-orang nasrani setelah beliau memulai dari Damaskus. Kita pun hari ini, perjuangan membebaskan Al Quds harus kita mulai dari membebaskan Damaskus. Peristiwa di Syam adalah nurbuwah Rosulullaah.

Syeikh Mahmut Alhalabi berpesan kepada kita semua “Doakan kamu bangsa Syam, doakan kami bangsa Palestina, yang sekarang sedang mengalami pergolakan. Jangan lupakan kami di dalam sujud-sujud panjang anda. Berpegang teguhlah pada Islam. Saya melihat bangsa Indonesia begitu kuta berpegang kepada agama ini. Kami mendoakan semoga Indonesia berkah, tidak terjadi sebagaimana yang terjadi di Palestina dan Syuriah. Ajarilah anak-anak anda bahasa Arab karena bahasa Arab adalah kunci untuk memahami ajaran agama ini”.


Alhamdulillah, dari Jamaah Masjid Mekar Indah terkumpul InsyaAlloh Rp 83jt, donasi untuk saudara kita di Syuriah. Semoga Doa dan Donasi infaq dari jamaah mendapat Ridho, Berkah dan balasan yang berlipat ganda…Jazakummullaahu Khoyron Katsiron …Barokallaahu Fii kum (dari Pa Affandi).


Bagi ikhwan/ukhti fillaah yang ingin membantu meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Syuriah, bisa mentransfer melalui nomor2 rekeningdi atas.

Share this...
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Print this page
Print